Teks Laporan Hasil Observasi: Pengertian, Ciri-Ciri dan Lainnya Lengkap 

7 min read

Teks Laporan Hasil Observasi: Pengertian, Ciri-Ciri dan Lainnya Lengkap 

Teks laporan hasil observasi dibutuhkan guna melaporkan hasil pengamatan terhadap sesuatu. Teks ini biasanya akan mendeskripsikan sesuatu secara mendetail terhadap objek yang dilakukan pengamatan baik berupa benda, tumbuh-tumbuhan, hewan, manusia maupun peristiwa apa saja. 

Nantinya teks ini akan bersifat faktual yakni diambil berdasarkan fakta yang terjadi sesungguhnya. Dengan demikian, isi teks ini tidak boleh sembarangan atau mengarang bebas. Teks ini tidak bersifat fiksi, akan tetapi benar-benar nyata. 

Pengertian Teks Laporan Hasil Observasi

Teks ini merupakan jenis teks yang memuat informasi maupun berita berdasarkan pengamatan tertentu. Objek pengamatannya benar-benar beragam. Mulai dari makhluk hidup, makhluk tak hidup sampai dengan peristiwa maupun kejadian tertentu. 

Jadi, isi dari teks ini sudah pasti memuat fakta dan segala kejadian yang nyata. Tidak ada yang diberi bumbu apapun. Beberapa ahli juga turut menyumbang definisi tentang apa itu teks laporan tentang hasil observasi seperti berikut. 

Kosasih 

Menurut Kosasih teks laporan tentang hasil observasi akan mengemukakan tentang fakta yang didapatkan berdasarkan pengamatan tertentu dan bukan merupakan hasil imajinasi atau fiksi semata. Jadi, teks ini hanya akan mengungkapkan apa saja yang sudah terjadi. 

Knapp 

Knapp mendefinisikan teks laporan tentang hasil observasi sebagai suatu teks yang memuat klasifikasi maupun golongan tertentu tentang suatu objek. Teks ini bersifat ilmiah dan paling sering dibuat oleh siswa, mahasiswa dan sejumlah peneliti. 

Kemendikbud 

Kemendikbud ikut serta mendefinisikan teks ini sebagai suatu jenis bacaan yang memuat informasi terkait suatu hal hidup layaknya tumbuhan dan hewan serta sesuatu yang tak hidup seperti benda mati, kendaraan hingga kejadian tertentu. 

Ciri-Ciri Teks Laporan Tentang Hasil Observasi

Teks Laporan Hasil Observasi: Pengertian, Ciri-Ciri dan Lainnya Lengkap 
Close-up of secretary’s hands doing paperwork

Persis seperti jenis teks lain berbahasa Indonesia, teks laporan tentang hasil observasi juga memuat sejumlah karakteristik yang mampu membedakannya dengan jenis teks lainnya. Beberapa karakteristik dari teks ini di antaranya:

  1. Memuat pembahasan terkait ilmu tertentu. Biasanya berkaitan erat dengan konsep maupun objek tujuan. Misalnya, hewan, tumbuhan, benda mati, kejadian tertentu dan sebagainya. Seluruhnya akan dilaporkan secara faktual. 
  2. Membahas objek tertentu yang bersifat umum. Termasuk di dalamnya tentang kategori maupun kelompok tertentu. 
  3. Teks laporan tentang hasil observasi ini menjelaskan suatu objek berdasarkan sudut pandang ilmu tertentu. 
  4. Teks laporan tentang hasil pengamatan ini juga membahas objek tertentu secara sistematis. Tentunya berupa rincian tentang setiap bagian dari objek secara objektif dan tidak subjektif (berpihak). 
  5. Teks ini akan melakukan perincian terhadap objek berdasarkan sudut pandang ilmu dengan mencakup beberapa hal seperti definisi, klasifikasi serta jabaran ciri objek tertentu. 

Di samping itu, biasanya teks laporan tentang hasil observasi juga akan memuat tentang hal-hal lain yang tidak kalah penting. Nantinya hal-hal berikut bisa dijadikan pelengkap dari karakteristik yang dimiliki oleh teks ini sebelumnya. 

  1. Memuat diagram, foto, peta hingga ilustrasi tertentu guna melengkapi teks yang ada.
  2. Teks ini akan memuat sejumlah istilah ilmiah.
  3. Di dalam teks ini juga akan memuat banyak kata penghubung. Misalnya, adalah, merupakan, ialah dan sebagainya.
  4. Teks ini mengandung bahasa yang bersifat deksriptif dan bersifat faktual.
  5. Teks ini juga lebih banyak menggunakan frasa maupun kata benda daripada penggunaan kata ganti orang. 

Struktur Teks Laporan Tentang Hasil Observasi

Tidak jauh berbeda dari teks lainnya, teks laporan tentang hasil observasi ini juga memiliki struktur penyusunnya. Beberapa struktur yang dimiliki oleh teks ini diantaranya dijelaskan secara mendetail seperti berikut. 

Pernyataan Umum 

Susunan teks laporan tentang hasil observasi yang pertama ialah pernyataan umum. Pernyataan umum akan memuat tentang informasi secara umum seperti nama, waktu observasi, kelas, tempat melakukan kegiatan observasi dan sebagainya. 

Deskripsi Bagian 

Deskripsi bagian memuat tentang rincian maupun inti dari hasil observasi yang dikerjakan. Nantinya struktur ini bisa berupa klasifikasi yang bersifat unik dan cenderung lebih spesifik dari objek yang diteliti. Misalnya, tentang kualitas, fungsi, kegunaan, kebiasaan dan sebagainya. 

Kesimpulan 

Struktur paling terakhir dari teks hasil pengamatan observasi ini adalah kesimpulan. Pada bagian ini nantinya akan memuat ringkasan secara umum berdasarkan hal-hal yang sudah dilaporkan sebelumnya dengan sangat baik. 

Kaidah Penulisan Teks Laporan Pengamatan Hasil Observasi

Ada sejumlah kaidah yang perlu ditaati ketika sedang melakukan penulisan teks laporan tentang hasil observasi. Sehingga tidak boleh sembarangan. Kaidah di dalam penulisan teks laporan tersebut di antaranya dijelaskan seperti berikut. 

  1. Memakai kata benda maupun peristiwa umum untuk dijadikan sebagai pemaparan utama. Contoh: Belut listrik, lumba-lumba dengan hidung botol. 
  2. Memakai kata kerja definisi. Contohnya, ialah, adalah, merupakan dan sebagainya.
  3. Memakai kata pengelompokkan. Misalnya, dipilih, terbagi, terdiri dari dan sebagainya. 
  4. Memakai istilah yang ada dalam bidang ilmu tertentu. Contohnya, blubbr, oryzae satyva dan sebagainya. 

Contoh Teks Laporan Pengamatan Hasil Observasi

Teks Laporan Hasil Observasi: Pengertian, Ciri-Ciri dan Lainnya Lengkap 

Agar lebih bisa memberikan penjelasan tentang teks laporan pengamatan hasil observasi, maka sebaiknya cobalah simak beberapa contoh berikut. Tentunya contoh berikut sangat mudah dimengerti karena kental dengan lingkungan sekitar. 

Contoh Teks Laporan Pengamatan Hasil Observasi Tumbuhan 

Teks tentang hasil observasi tumbuhan cukup banyak dijumpai. Salah satunya tentang teks bertema apotek hidup. Berikut merupakan contoh teks laporan pengamatan hasil observasi tentang tumbuhan apotek hidup. 

Apotek Hidup

Apotek hidup merupakan tanaman obat-obatan guna dibutuhkan untuk keperluan sehari-hari. Biasanya tanaman ini dibutuhkan untuk obat-obatan tradisional maupun herbal. Wajar saja jika masyarakat luas banyak yang mengonsumsi tanaman ini. 

Salah satu tempat yang banyak ditanami apotek hidup ada di Gede Bage daerah Bandung. Apotek ini kali pertama dibuat di samping rumah Haji Husni pada 18 Maret 2008 dengan ukuran 8 x 10 meter. Lingkungannya cukup asri dan sangat bersih. 

Tanaman apotek hidup yang ditanam di lingkungan di antaranya lengkuas, jahe, temulawak, sirih, daun salam, bawang merah, jeruk nipis, mengkudu dan sebagainya. Hasil olahan tanaman tersebut nantinya bisa dijual langsung ke masyarakat, toko obat maupun apotek dengan kisaran harga terjangkau.

Jahe merupakan tanaman apotek hidup yang bermanfaat untuk meredakan masuk angin dan menghangatkan tubuh. Lengkuas dapat digunakan untuk obat reumatik. Temulawak bermanfaat untuk menambah nafsu makan sedangkan sirih untuk pendingin kulit. 

Daun salam berguna untuk zat antiinflamasi seperti daun sirih. Kemudian bawang merah dipakai untuk obat maag alami. Jeruk nipis biasanya dijadikan obat batuk dengan campuran bawang merah dan garam. Selanjutnya, mengkudu bisa dipakai untuk meredakan demam. 

Banyak sekali manfaat yang bisa diperoleh ketika menanam tanaman apotek hidup. Selain bisa mencukupi kebutuhan obat-obatan pribadi, apotek hidup juga dapat dijadikan sebagai usaha rumahan. Hanya saja diperlukan ketelatenan untuk mengurusi tanaman tersebut. 

Contoh Teks Laporan Tentang Hasil Observasi Alam 

Selain tanaman, alam juga kerap dijadikan objek laporan teks hasil observasi. Pengamatannya tentu lebih luas. Salah satunya tentang bulan. Teks hasil observasi tentang bulan tersebut bisa Anda lihat contohnya seperti berikut ini. 

Bulan

Bulan merupakan satelit alami yang mengitari planet bumi. Bulan selalu bergerak mengitari poros setiap 27,3 hari. Maka dari itu, bulan tidak terlihat di bagian bumi lain sepanjang waktu. Perputaran inilah yang kemudian menyebabkan terjadinya malam.

Ketika malam berlangsung, seakan-akan bulan mempunyai cahaya sendiri. Padahal cahaya tersebut hanya merupakan pantulan dari cahaya matahari. Pada bulan tidak akan ditemukan adanya air, udara maupun sistem pelindung lainnya. 

Di samping itu, hantaman-hantaman dari luar bulan akan menyebabkan kawah-kawah di permukaannya. Maka dari itu, tidak terlihat adanya tanda-tanda kehidupan yang ada di bulan. Seperti halnya beberapa planet lain yang ada di dalam sistem tata surya.

Bulan mempunyai bagian dalam yang begitu keras. Ketebalannya mencapai 240 kilometer. Kemudian, bagian luarnya berbentuk cair dengan ketebalan mencapai 300 kilometer. Di dalam bulan terdapat kandungan besi yang begitu banyak, tepatnya pada bagian inti bulan.

Setelah bagian inti, akan ada bagian mantel yang sangat tebal. Bagian ini disusun oleh sedikit saja logam besi. Namun, sangat banyak ditempati mineral silikat. Lalu, pada bagian luarnya ada kerak. Kerak bulan disusun dari batuan granit. 

Selain granit, juga ada mineral kalsium dengan ketebalan berkisar sampai 74 kilometer sebagai penyusunnya. Adapun jarak bulan dan bumi cukup jauh. Jaraknya kurang lebih berkisar 30 kali diameter bumi atau sekitar 384.405 kilometer. 

Walaupun jauh bulan masih ada di dalam jangkauan gaya gravitasi bumi, namun tidak menimpa porosnya. Hal ini tentu saja diakibatkan gaya sentrifugal dari pergerakan bulan yang mengelilingi bumi. Gaya ini sedikit lebih besar ketimbang gravitasi bumi sehingga tetap ada pada posisinya.

Gaya sentrifugal pula inilah yang menjadikan bulan mengalami pergerakan semakin menjauhi bumi dengan kecepatan mencapai 3,8 sentimeter tiap tahunnya. Jarak yang sungguh luar biasa jika diteliti secara ilmiah. 

Contoh Laporan Teks Hasil Observasi Tentang Hewan 

Tidak hanya tanaman dan alam saja, teks tentang observasi hewan juga cukup banyak dijumpai. Biasanya hewan-hewan yang diobservasi merupakan hewan-hewan buas di alam bebas. Berikut merupakan contohnya. 

Beruang Madu

Beruang madu merupakan jenis beruang kecil di antara delapan jenis beruang yang ada di dunia. Tingginya hanya mencapai 140 sentimeter saja dengan panjang punggung mencapai 70 sentimeter dan bobotnya berkisar mulai dari 50an kilogram saja.  

Beruang ini mempunyai bulu pendek namun berkilau yang menutupi sekujur tubuhnya terkecuali bagian telapak kaki. Ada ciri yang sangat khas pada bagian tubuh beruang madu. Ciri khas tersebut ialah tanda warna jingga di bawah leher. 

Jenis beruang ini hidup di pepohonan. Mereka bergerak dengan kecepatan mencapai 48 kilometer setiap jamnya. Tenaganya sangat kuat. Mereka juga tergolong sebagai mamalia sehingga langsung menyusui setelah betina melahirkan anak-anaknya.

Hewan ini juga tergolong ke dalam pemakan segala. Mereka bukan hanya akan mengonsumsi madu saja, melainkan juga akan mengonsumsi buah dan tumbuh-tumbuhan yang ada di dalam hutan tempat tinggal mereka. Jenis hutan yang menjadi tempat tinggalnya adalah hutan hujan tropis. 

Salah satu pohon favoritnya untuk tinggal adalah palem. Tidak hanya madu dan tanaman saja, beruang madu juga gemar memangsa serangga, binatang kecil serta burung yang ditemuinya. Tidak heran jika binatang ini disebut sebagai pemakan segala. 

Walaupun hewan ini sangat kuat, akan tetapi beruang madu gampang sekali diserang. Hewan-hewan ini sekarang terancam punah. Hal ini dikarenakan habitat asli hewan ini banyak yang sudah hilang dan dirusak oleh oknum tak bertanggung jawab. 

Contoh Teks Hasil Observasi  Tentang Lingkungan Sekitar 

Teks Laporan Hasil Observasi: Pengertian, Ciri-Ciri dan Lainnya Lengkap 

Teks hasil observasi juga bisa berupa pengamatan terhadap lingkungan sekitar. Sebagai contoh yang paling sering dijumpai ialah sampah. Teks laporan hasil observasi tentang sampah dapat disimak seperti berikut. 

Sampah 

Sampah adalah material sisa yang sudah tidak dipakai lagi setelah berakhirnya suatu proses. Sampah bisa berasal dari manusia, alam, nuklir, konsumsi, pertambangan, industri dan sebagainya. Sampah yang akan di bumi akan terus bertambah selama masih ada aktivitas. 

Aktivitas tersebut bisa dilakukan oleh manusia maupun selain manusia. Sampah juga bisa dibedakan menjadi beberapa kategori. Pembedaan sampah tersebut didasarkan pada bentuk maupun sifatnya. Jika dilihat berdasarkan sifatnya, maka sampah dibedakan menjadi sampah anorganik dan organik. 

Sampah organik merupakan jenis sampah yang dapat diuraikan dengan baik. Misalnya, sayur-sayuran sisa, dedaunan kering hingga sisa makanan. Sementara itu, kategori sampah anorganik adalah jenis sampah yang tidak gampang diuraikan. Misalnya, botol bekas minuman, lampu bekas, kaleng dan sebagainya.

Apabila dilihat berdasarkan bentuknya, maka sampah dapat dibedakan menjadi sampah cair, padat, alam dan konsumsi manusia. Sampah padat merupakan jenis sampah rumah tangga. Jenis sampah ini bisa berupa plastik, gelas, metal, sampah dapur dan sebagainya. 

Sampah cair adalah jenis sampah yang sudah digunakan dan kemudian tidak lagi terpakai. Contohnya, limbah pabrik. Sampah alam adalah jenis sampah yang diproduksi alam kemudian dapat diuraikan melalui suatu proses daur ulang alami. Misalnya, daun kering yang ada di hutan liar. 

Sementara itu, sampah konsumsi manusia ialah jenis sampah yang dihasilkan oleh kegiatan manusia. Nantinya sampah ini akan dibuang menuju tempat sampah. Jika tidak dikelola dengan baik, maka sampah ini hanya akan menimbulkan penyakit. Tentunya sampah bisa memicu bakteri serta virus berbahaya. 

Contoh Teks Laporan Tentang Hasil Observasi Benda 

Teks laporan tentang hasil observasi benda ini juga banyak dicari tahu. Salah satunya tentang kertas. Berdasarkan pengamatan yang sudah dilakukan dengan objek kertas, maka diperoleh teks laporan tentang hasil observasi sebagai berikut. 

Kertas

Kertas merupakan benda yang begitu tipis sekaligus merata dan berasal dari pulp. Kertas biasanya akan dipakai guna menulis, melukis serta kegiatan lainnya yang bisa dilakukan menggunakan kertas. Hadirnya kertas merupakan bagian dari revolusi baru dunia tulis menulis. 

Jenis-jenis kertas juga sangat beragam dan tersebar di banyak wilayah dunia. Contohnya, kertas HVS, kertas kalkir, kertas sablon, kertas jasmine dan sebagainya. Kertas mempunyai banyak manfaat bergantung dengan jenisnya. 

Misalnya, kertas duplex yang dimanfaatkan untuk pembuatan boks. Kertas matt paper dipakai untuk menghasilkan brosur. Kertas samson kraft dipakai guna mencetak soal atau lembar jawaban karena merupakan kertas bersifat daur ulang. 

Kertas linen ialah kertas yang dipakai untuk kop surat maupun sertifikat dan masih banyak lagi kertas-kertas yang ada di dunia. Tentunya kertas sangat penting dalam kehidupan. Khususnya bagi pelajar, mahasiswa dan orang kantoran. 

Mempelajari teks laporan hasil observasi memang sangat penting. Untuk mempermudahnya, maka sebaiknya perhatikan contoh-contoh yang sudah dituliskan tersebut. Kiranya dengan begini, Anda bisa membuatnya sendiri. 

  Ketahui Perbedaan Tangga Nada Diatonis dengan Tangga Nada Pentatonis
Avatar