Apakah yang Dimaksud dengan Teks Deskripsi? Simak Selengkapnya Disini

3 min read

Apakah yang Dimaksud dengan Teks Deskripsi

Apakah yang dimaksud dengan teks deskripsi? – umumnya sebuah teks deskripsi banyak ditemukan di ensiklopedia, buku catatan, bahkan tertulis di kemasan produk. Teks deskripsi tersebut termasuk kategori non-fiksi, karena bersifat aktual dan menyatakan yang sebenarnya.

Peran teks deskripsi dalam kehidupan sehari-hari sangatlah penting, Anda tidak akan bisa memahami sesuatu jika tidak ada deskripsinya. Contohnya saja ketika Anda membeli sebuah produk asing, Anda harus membaca deskripsinya terlebih dahulu agar mengetahui cara penggunaan produk tersebut.

Apakah yang dimaksud dengan Teks Deskripsi?

Teks deskripsi sebuah karangan yang menggambarkan kondisi suatu hal sesuai dengan kebenarannya. Pembaca seakan-akan bisa melihat, mencium, merasakan, serta mendengar apa yang dituliskan oleh citra dari penulisnya.

Dari pengertian tersebut, dapat disimpulkan bahwa teks deskripsi itu berupa paragraf yang memuat gambaran terhadap sesuatu. Baik itu berupa objek, tempat, orang, atau peristiwa dimana para pembaca dapat memahaminya dengan jelas.

Deskripsi juga sering diartikan sebagai gambaran terkait suatu hal, yang digambarkan dengan keadaan sebenarnya. Isi teks tersebut bisa berupa penggambaran tentang sesuatu yang bisa dicium, dirasakan, dan didengar oleh pembaca.

Tujuan Teks Deskripsi

Apakah yang Dimaksud dengan Teks Deskripsi

Tujuan teks deskripsi adalah untuk memberikan gambaran objek secara rinci dan subjektif. Penulis akan menggambarkan suatu keadaan objek dari sudut pandangnya, sehingga pembaca akan mudah untuk memahaminya.

  Yuk Belajar Perihal Contoh Artikel Konseptual Tentang Ekonomi yang Sederhana

Penulis wajib memberikan gambaran secara konkret dan nyata, sehingga pembaca dapat merasakan apa yang digambarkan oleh penulis. Objek yang dibahas pun biasanya bersifat khusus, yang kemudian diberikan pendapat secara personal oleh penulisnya.

Ciri – Ciri Teks Deskripsi

Apakah yang dimaksud dengan teks deskripsi, teks deskripsi memiliki dua jenis ciri, yaitu secara umum dan secara penggunaan bahasanya. Berikut uraian selengkapnya:

1. Ciri Umum

  • Menjelaskan objek berdasarkan pada bentuk, warna, ukuran, ciri fisik, hingga psikis objek secara terperinci.
  • Berisi tentang penjelasan atau gambaran mengenai suatu objek yang bersifat khusus.
  • Pembaca seolah – olah dapat melihat, merasakan, mendengarkan, bahkan mengalami langsung apa yang dituliskan dalam teks.
  • Mendeskripsikan atau menjelaskan objek secara rinci dan jelas, sehingga pembaca dapat dengan mudah memahaminya.

2. Ciri Berdasarkan Penggunaan Bahasa / Kaidah Kebahasaan

  • Mengandung kata ganti orang.
  • Menggunakan kata khusus dalam menggambarkan suatu objek.
  • Menggunakan kata sinonim untuk menggambarkan emosi yang kuat.
  • Menggunakan kalimat yang rinci dalam menggambarkan objek.
  • Menggunakan majas untuk mengibaratkan dengan hal yang konkret.
  • Menggunakan bahasa sehari-hari yang ringan dan mudah dimengerti.
  • Mengandung kata keterangan seperti keterangan tempat dan cara. Untuk menjelaskan informasi tambahan mengenai objek agar lebih jelas. Contoh: Di kantor, di rumah, di toko.
  • Menggunakan gaya bahasa metafora / bahasa kiasan.

Kaidah Penulisan Teks Deskripsi

Terdapat kaidah penulisan tersendiri untuk menulis sebuah teks deskriptif, tujuannya agar teks mudah dipahami oleh pembaca. Berikut adalah beberapa kaidahnya:

1. Memuat Kata Sifat

Teks deskripsi harus memuat kata sifat didalamnya, contoh: Anak itu nampak sangat lelah saat bertanding volly. Kata “lelah” adalah kata sifat yang menggambarkan kondisi seseorang sebagai subjek.

2. Memuat Kata Benda

Penggunaan kata benda dalam teks deskriptif juga tidak kalah penting, tujuannya agar penggambaran suatu objek dapat lebih jelas. Contoh: Para pemain sepak bola itu mulai memasuki lapangan. Kata benda dalam kalimat tersebut adalah “lapangan”.

  Apa yang Dimaksud dengan Drama? Ini Jawaban Lengkapnya

3. Menggunakan Frasa Kata Benda

Kata benda tidak hanya ditulis per satu kata saja, sebuah teks deskripsi juga harus memuat frasa (rangkaian kata) dari kata benda. Contoh: kemarin sore nenek membelikan saya sepeda baru. Kata “sepeda” disini merupakan salah satu contoh frasa yang di dalamnya termuat kata benda.

4. Memuat Kata Kerja Transitif

Kata kerja transitif berfungsi untuk menerangkan objek, maka dari itu kata ini sangat diperlukan dalam teks deskripsi, agar dapat menjelaskan objek lebih rinci.

Contoh kata kerja transitif: Mendengar, mengigau, melempar, memukul dan lain-lain.

Contoh kalimat: Kakek setiap tahun membelikanku handphone baru.

5. Memuat Kata Keterangan

Kata keterangan berfungsi untuk memberikan informasi tambahan terkait objek. Contoh kalimat: Kakak dan Ibu sedang membuat kue di dapur. Kata “di” berfungsi sebagai kata keterangan tempat kejadian peristiwa.

Struktur Teks Deskripsi

Apakah yang Dimaksud dengan Teks Deskripsi

Dalam membuat teks deskripsi yang tepat, penulis harus mengikuti struktur yang benar. Berikut adalah urutan atau strukturnya:

  •  Identifikasi 

Pada bagian ini, penulis harus menentukan elemen apa saja yang akan dicantumkan dalam teks. Elemen tersebut harus sesuai dengan topiknya, bisa dimulai dengan menentukan identitas tokoh, benda yang terlibat, serta beberapa peristiwa dan tempat sebagai objek deskripsi.

  • Klasifikasi 

Pada bagian ini, penulis harus menentukan penyusunan kalimat sesuai dengan kaidah tulisan yang sudah dijelaskan sebelumnya. Teks ini harus dibuat sistematis, agar penulis lebih mudah untuk menyusun gagasan-gagasan yang ingin disampaikan.

  • Deskripsi

Pada bagian terakhir ini, penulis harus membuat gambaran atau bagian yang akan dibahas dalam teks. Dengan membuat pemaparan tersebut, objek dapat dengan mudah ditulis dan dirangkai sehingga pembaca pun bisa lebih memahami isi tulisan.

  Mengenal Sifat-sifat Benda Padat Cair dan Gas 

Langkah – Langkah Menyusun Teks Deskripsi

Agar lebih mudah lagi dalam menulis teks deskripsi, simak langkah-langkah dalam menyusun teksnya di bawah ini:

1. Tentukan Tujuan

Langkah pertama yaitu menetapkan tujuan, agar bisa mendapatkan gambaran kasar mengenai persoalan yang akan ditulis. Proses penulisan juga akan menjadi lebih terarah dan fokus, sehingga pembaca akan lebih cepat menangkap alurnya yang jelas.

2. Kumpulkan Informasi / Bahan Tulisan

Teks deskriptif yang baik, yaitu teks yang didalamnya mengandung banyak informasi aktual. Agar tulisan tersebut bisa memuat banyak informasi, maka Anda harus mengumpulkannya dari berbagai sumber.

Bahan tulisan yang dikumpulkan pun harus relevan dengan topik bahasan, penulis bisa memperolehnya melalui karya ilmiah, jurnal, buku, atau observasi. Sumber seperti itu akan lebih terpercaya karena sudah melalui tahap penelitian.

3. Buat Kerangka Tulisan

Kerangka tulisan adalah garis besar dari isi tulisan, yang nantinya akan dituangkan pada seluruh tulisan. Kerangka akan memudahkan penulis saat proses penulisan, karena berperan sebagai panduan. Dengan begitu, teks deskripsi akan memiliki alur yang jelas dan enak dibaca.

Contoh Teks Deskripsi

Apakah yang Dimaksud dengan Teks Deskripsi

Seblak merupakan salah satu makanan khas dari Bandung. Makanan lezat ini terbuat dari campuran kerupuk, kencur dan bawang putih, air, dan bumbu lainnya. Kini seblak sudah mengalami banyak perubahan, sehingga memiliki banyak variasi rasa dan bahan dasar.

Contoh Teks Deskripsi Orang

Talita adalah penjaga perpustakaan yang sangat cantik. Ia memiliki rambut pendek berwarna hitam. Kulitnya sawo matang, wajahnya cantik dan indah. Siapa saja yang melihatnya pasti akan jatuh hati. Dia juga ramah kepada setiap pengunjung, wajar jika Talita banyak disukai oleh orang-orang.

Melalui penjelasan yang cukup rinci tersebut, kini Anda sudah mendapat jawaban dari pertanyaan apakah yang dimaksud dengan teks deskripsi? Semuanya sudah dibahas dengan dan rinci, beserta contoh-contohnya.

Avatar