Pengertian Puisi dan Prosa Secara Lengkap

3 min read

Karya sastra memiliki banyak sekali jenis mulai dari pantun hingga puisi. Masing – masing karya sastra tersebut pastinya memiliki ciri khasnya sendiri yang membuatnya berbeda dengan karya sastra yang lain. Nah maka dari itu bagi Anda yang belum paham mengenai apa perbedaan dari puisi dan prosa, maka berikut ini adalah pembahasan secara lengkap mengenai pengertian puisi dan prosa serta perbedaan antara keduannya.

Pengertian Puisi

Pertama yang akan kita bahas adalah pengertian dari puisi. Nah seperti yang kalian sudah ketahui bahwa puisi adalah sebuah karya sastra yang dapat membangkitkan perasaan dan imajinasi pembacanya. Maka dari itu dalam penulisan puisi sangat dibutuhkan sekali pemilihan kata yang tepat dan juga penyusunan kata yang dapat menciptakan pola yang tepat dan indah.

Di Dalam puisi ini juga biasanya identik dengan beberapa kata atau sajak yang memiliki akhir bunyi yang sama. Jadi dapat dikatakan bahwa puisi adalah sebuah bentuk komunikasi yang artistik. Maka dari itu membaca puisi juga memerlukan teknik dan penekanan yang tepat pada setiap kata, agar dapat menggambarkan dengan baik emosi dari si penulis puisi tersebut. Selain itu pembaca puisi juga harus bisa dengan baik menghayati makna dari puisi yang dibacakannya.

Kata – kata yang disusun dalam puisi merupakan sebuah bentuk dari ayat – ayat yang disatukan dan menjadi sebuah bait. Untuk jumlah ayat yang ada di setiap bait puisi tergantung dengan jenis puisi apa yang akan ditulis. Tapi yang jelas puisi merupakan sebuah karya sastra yang menggambarkan ungkapan perasaan dari penulisnya. Dan hal itu tergambar dari setiap pemilihan kata yang selalu memiliki makna yang mendalam.

  Metamorfosis Sempurna atau Tidak, Ini Perbedaan yang Harus Anda Ketahui

Puisi juga biasanya dibedakan menjadi 2 jenis yaitu puisi lama dan puisi baru. Nah untuk puisi lama memiliki beberapa aturan yang mengikat seperti contohnya harus memiliki rima, jumlah kata pada setiap baris dan juga jumlah baris pada setiap bait. Sedangkan untuk puisi baru gaya penulisannya lebih bebas, karena tidak ada aturan yang mengikat seperti puisi lama.

Pengertian Prosa

Lalu yang selanjutnya kita akan membahas mengenai pengertian dari prosa. Prosa sendiri adalah sebuah karya sastra yang berbentuk cerita dan memiliki gaya penulisan yang biasa. Dan dari segi pemilihan bahasa, prosa biasanya lebih menggunakan bahasa sehari – hari sehingga lebih mudah dipahami. Selain itu prosa juga umumnya ditulis dalam sebuah tata kalimat yang membentuk paragraf.

Selain itu prosa juga sering kali digunakan sebagai bentuk untuk memaparkan sebuah ide atau fakta dari penulisnya. Karenanya di dalam prosa Anda bisa menemukan sebuah tema, karakter, latar belakang, alur hingga sudut pandang. Maka dari itu kita dapat menemukan prosa dalam novel, surat, majalah, hingga surat kabar.

Dan juga yang harus Anda ketahui bahwa prosa juga bisa berbentuk fiksi maupun non fiksi. Nah penggunaan prosa dalam sebuah karya seperti novel maupun biografi memiliki tujuan agar susunan dalam setiap kalimatnya menjadi lebih indah dan enak untuk dibaca.

Yang terakhir, prosa juga dibedakan menjadi 2 jenis yaitu prosa lama dan prosa baru. Untuk prosa lama adalah sebuah prosa dalam bahasa İndonesia yang masih belum terpengaruh oleh budaya – budaya barat. Prosa lama juga memiliki karakteristik yang kuat seperti berisikan cerita kerajaan atau istana yang dapat menghibur masyarakat. Sedangkan untuk prosa baru adalah sebuah prosa yang ditulis secara bebas tanpa adanya aturan yang mengikat.

  Arti Anti Mainstream

Nah setelah mengetahui pengertian puisi dan prosa secara lengkap, maka yang selanjutnya kita akan membahas mengenai apa saja perbedaan dari puisi dan prosa seperti berikut ini :

  1. Susunan kata dan kalimat

Perbedaan yang pertama dari puisi dan prosa adalah terletak pada susunan kata dan kalimat. Seperti yang sudah Anda ketahui jika susunan kata dan kalimat pada puisi lebih bersifat artistik sedangkan untuk prosa lebih biasa saja. Tentunya hal ini dikarenakan puisi lebih ditujukan untuk mengungkapkan perasaan sedangkan prosa ditujukan untuk mengungkapkan sebuah pemikiran.

  1. Kesatuan struktur

Perbedaan yang kedua dari puisi dan prosa juga terletak pada kesatuan strukturnya. Karena seperti yang bisa kita lihat bahwa susunan kalimat dalam prosa membentuk sebuah paragraf. Sedangkan dalam puisi susunan kata menjadi ayat yang membentuk sebuah bait.

  1. Bahasa yang digunakan

Perbedaan berikutnya dari sebuah puisi dan prosa adalah dari segi pemilihan bahasa yang digunakan. Jika prosa lebih memilih bahasa yang langsung sehingga cukup mudah untuk dimengerti. Sedangkan untuk puisi menggunakan bahasa yang lebih ekspresif dan kreatif, sehingga tak jarang dalam puisi kita temukan sebuah perumpamaan atau perbandingan.

  1. Sifat atau karakteristik

Perbedaan yang selanjutnya adalah terletak pada sifat atau karakteristik pada puisi dan prosa. Untuk prosa lebih memiliki sifat yang realistis dan juga pragmatis. Sedangkan untuk puisi lebih bersifat kiasan.

  1. Tujuan penulisan

Perbedaan antara puisi dan prosa yang berikutnya adalah pada perbedaan tujuan penulisan. Karena seperti yang sudah Anda ketahui bahwa puisi memiliki tujuan penulisan untuk menghibur ataupun membangkitkan emosi para pembacanya. Sedangkan prosa memiliki tujuan penulisan sebagai tambahan informasi ataupun pelajaran bagi pembacanya.

  1. İde penulisan

Perbedaan yang selanjutnya dari puisi dan prosa yaitu terletak pada ide penulisannya. Untuk puisi umumnya ide penulisan berasal dari perasaan dan pengalaman pribadi penyairnya. Sedangkan untuk prosa memiliki ide penulisan dari sebuah informasi atau pesan. Hal ini cukup penting untuk diperhatikan saat Anda akan membuat suatu karya sastra berupa puisi maupun prosa.

  1. Penyebutan penulis
  KONSEP PERSPEKTIF GLOBAL

Perbedaan berikutnya dari puisi dan prosa adalah pada penyebutan penulis. Nah untuk penulis puisi biasanya sering disebut sebagai penyair. Sedangkan penulis prosa lebih sering disebut sebagai pengarang atau penulis. Contoh penyair yang terkenal seperti Chairil Anwar, W.S Rendra dan lainnya. Sedangkan untuk penulis prosa bisa meliputi seorang penulis novel, dongeng, biografi, majah, artikel hingga berita.

Avatar