Pegertian Bencana Alam dan Berbagai Macamnya

Pegertian Bencana Alam dan Berbagai Macamnya – Tidak ada yang pernah menginginkan bencana terjadi padanya atau orang-orang di sekitarnya. Oleh sebab itu, setiap orang harus berhati-hati ketika melakukan segala hal supaya tidak terkena bencana apapun. Akan tetapi, ada kalanya seseorang tidak bisa menghindari bencana karena itu disebabkan oleh adanya gangguan pada alam sekitar dan ini biasanya disebut sebagai bencana alam.

Walaupun disebut sebagai bencana alam, beberapa penyebabnya dibuat oleh manusia itu sendiri bukan seratus persen akibat faktor-faktor alami. Namun terkadang manusia tidak menyadari perbuatannya bisa menyebabkan bencana tersebut. Biasanya tindakan yang dilakukan tidak berdampak langsung dan akan terlihat setelah bertahun-tahun. Untuk lebih memahami mengenai bencana alam, bisa simak penjelasan berikut ini.

Pengertian Bencana Alam

Bencana alam merupakan sebuah peristiwa geologis dan meteorologis yang bisa memberi dampak besar bagi umat manusia. Dengan kata lain, peristiwa yang terjadi bukan hanya yang terjadi di Bumi saja, melainkan juga hal-hal yang berada di luar angkasa namun dampaknya terasa terhadap kehidupan. Pemerintah sendiri membuat pernyataan pengertian bencana alam dalam Undang-Undang No. 24 tahun 2007.

Di dalam UU tersebut dinyatakan bahwa bencana alam adalah bencana yang disebabkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa alam. Di dalam UU tersebut bahkan dinyatakan beberapa jenis bencana alam sehingga akan memudahkan pemerintah dalam mengambil tindakan untuk menanggulanginya.

Macam-Macam Bencana Alam

Bencana alam bisa dikagerikan ke dalam 4 kelompok besar, ada bencana alam yang meteorologi, geologi, wabah dan bencana yang berasal dari luar angkasa. Setiap jenis bencana tersebut bisa memberikan pengaruh yang berbeda-beda. Bukan hanya pada diri manusia saja bahkan terhadap alam itu sendiri. Untuk itulah manusia harus selalu bisa menangani bencana alam yang ada dengan tidak berhenti mempelajarinya.

Metamorfosis Sempurna: Pengertian, Perbedaan, Jenis, dan Contoh-Contoh

Bencana Alam dari Luar Angkasa

Pengertian bencana alam dari luas angkasa sebenarnya adalah berbagai bencana alam di bumi yang terjadi akibat dari adanya benda luar angkasa yang datang, seperti jatuhnya asteroid atau gangguan dari badai matahari. Asteroid memang mungkin berukuran kecil, akan tetapi, jika batu luar angkasa itu berjatuhan di saat bersamaan dalam jumlah banyak maka memiliki potensi membahayakan bumi.

Asteroid tersebut utamanya bisa membahayakan berbagai wilayah di dunia dengan populasi besar seperti Cina, India, Amerika Serikat, Jepang hingga Asia Tenggara, di mana Indonesia berada. Begitu juga dengan badai matahari yang merupakan sumber utama cahaya dan kehidupan di bumi. Perubahan yang terjadi pada pusat sistem tata surya ini akan memberi dampak dan perubahan besar.

Wabah

Meskipun wabah kedengaran seperti bukan semacam bencana alam tapi sebenarnya ini adalah salah satu hal yang paling alami. Wabah atau epidemi adalah suatu penyakit menular melalui populasi manusia di dalam ruang lingkup yang sangat besar, bisa di satu negara bahkan di seluruh dunia. Beberapa abad lalu, penyakit flu dan cacar adalah wabah namun saat ini corona adalah wabah terbesar yang tengah dihadapi oleh semua orang.

Bencana Alam Meteorologi

Bicara mengenai meteorologi maka hal ini akan berkaitan denga perubahan iklim sehingga bisa dikatakan bahwa pengertian bencana alam meteorologi adalah bencana yang diakibatkan oleh parameter meteorologi seperti curah hujan, kelembaban, temperatur atau suhu dan angin. Beberapa di antaranya sering terjadi di Indonesia seperti kekeringan dan banjir musiman.

Contoh lain dari bencana alam meteorologi ini adalah La Nina (penurunan suhu permukaan laut), El Nino (peningkatan suhu permukaan laut), keduanya sangat berpengaruh bagi negara-negara di dekat garis khatulistiwa seperti Indonesia. Selain kedua bencana alam tersebut ada juga berbagai macam badai (angin, petir, es dan salju) serta berbagai angin (topan, hurikan, puting beliung).

Apa Itu Analisis, Jenis, dan Fungsinya

Di samping itu ada juga bencana alam kebakaran yang sering kali diperdebatkan apakah itu merupakan bencana alam atau justru perbuatan manusia yang sengaja membakar hutan. Untuk memudahkan pemahaman maka dibuatlah sebuah pernyataan yang mampu membedakan antara kebakaran hutan akibat ulah manusia dan kebakaran hutan yang memang terjadi secara alami, akibat berbagai perubahan di permukaan bumi.

Kebakaran hutan yang tergolong sebagai bencana alam adalah kebakaran yang terjadi akibat kekeringan yang sangat tinggi, kelembaban rendah, angin yang bertiup kencang, sehingga menimbulkan pergesekan antara dedaunan dan semak belukar kering hingga akhirnya timbullah kebakaran. Dari pengertian bencana alam ini jelas bahwa ada perbedaan yang sangat besar antara kebakaran hutan yang disebabkan oleh manusia.

Bencana Alam Geologi

Di samping bencana alam meteorologi, jenis bencana alam terakhir adalah bencana alam geologi. Bencana alam ini terjadi di permukaan bumi, sekali pun permukaan tersebut berada di dasar atau bawah laut. Ada banyak bencana alam geologi yang biasa terjadi di Indonesia mengingat letak serta bentuk geografisnya yang cukup rumit dengan lautan dan pegunungan.

Beberapa contoh dari bencana alam geologi adalah tanah longsor, gempa bumi, tsunami, gunung meletus hingga likuifaksi. Indonesi merupakan wilayah yang rawan dengan semua bencana tersebut dan semuanya sudah pernah terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Bahkan saat ini, gunung meletus, longsor dan likuifaksi tengah terjadi sehingga menyebabkan bencana nasional.

Siapa yang tidak tahu dengan pengertian bencana alam gempa bumi. Kejadian yang sering terjadi di wilayah dengan gunung berapi ini muncul akibat adanya tumbukan antara lempengan bumi, patahan aktif, aktivitas gunung berapi atau runtuhan batuan. Salah satu gempa besar yang pernah melanda Indonesia adalah gempa Aceh tahun 2004 yang juga menimbulkan bencana alam lain bernama tsunami.

Mengenal Statistika Termasuk Pengertian dari Ukuran Penyebaran Data

Tsunami adalah gelombang laut besar yang terjadi akibat adanya gempa di dalam permukaan dasar laut. Selain tsunami yang teradi di Aceh, tsunami yang terjadi akibat adanya letusan gunung anak Krakatau pada tahun 2021 kemarin pun menimbulkan banyak kerusakan. Adapun letusan gunung api sendiri merupakan aktivitas vulkanik yang mampu menyemburkan awan panas, lontaran material pijar, hujan abu, lava, gas beracun.

Gempa bumi adalah salah satu pertanda bahwa letusan gunung berapi akan terjadi. Sedangkan tsunami merupakan salah satu akibat dari adanya letusan gunung berapi yang posisinya dekat lautan. Di awal tahun 2021 ini, Semeru dan Merapi tengah mengalami aktivitas vulkanik tersebut. Selain dari semua itu, masih ada bencana longsor. Pengertian bencana alam ini adalah sebuah pergerakan tanah yang berjatuhan yang terjadi karena adanya faktor pemicu dan faktor pendorong.

Beberapa faktor pemicu dan faktor pendorong dari longsor ini adalah erosi, terjadinya hujan lebat di wilayah lereng, gempa bumi, gunung berapi, getaran yang ditimbulkan mesin, lalu lintas, penggunaan bahan peledak hingga petir, terakhir adalah berat yang berlebihan pada permukaan, seperti adanya salju menumpuk atau hujan terus menerus sehingga kandungan air di dalam tanah melampaui kapasitas dan tidak ada penahan.

Beberapa bencana alam memang tidak bisa dihindari. Akan tetapi, sebagai manusia yang berpikir maka harus bisa meminimalisir dampak yang ditimbulkan bencana alam tersebut. Indonesia seharusnya bisa belajar dari negara-negara yang memiliki kontur wilayah dan sejarah bencana yang serupa. Setidaknya, dengan memahami pengertian bencana alam itu sendiri masyarakat di Indonesia bisa lebih siap menghadapi semua kemungkinan.