Cara mengajar calistung untuk anak TK

3 min read

Mengajar anak usia TK itu gampang-gampang susah, karena pada usia itu anak sedang tahap bermain. Sehingga pelajaran apapun itu materinya harus bisa dikemas dengan secara santai dan menyenangkan sambil bermain-main. Sedangkan untuk materi pelajaran dasar berupa calistung (membaca tulis dan berhitung) itu sebaiknya diajarkan sejak sedini mungkin pada anak. Usia anak TK itu berada diantara usia 5 tahun hingga 6 tahun. Anak yang menginjak pada usia itu ialah masa ideal bagi anak-anak untuk mulai belajar membaca, dan menulis, serta berhitung. Meskipun tidak mudah sebenarnya dalam mengajarkannya, agar anak tidak merasa terpaksa dalam belajar membaca, dan menulis, serta berhitung pada saat  anak di usia TK tersebut. Perlu trik khusus. Pengajaran materi calistung ini sejak TK akan sangat membantu melancarkan anak pada saat usia SD nanti  ketika wajib menguasai materi calistung. Berikut ini ialah cara mengajar calistung untuk anak TK yang bisa orang tua atau guru lakukan.

Kemas dalam Aneka Permainan Edukatif

Anak perlu sejak dini seawal mungkin dikenalkan dengan materi pelajaran calistung. Materi pelajaran ini sangat penting dalam mendukung perkembangan anak. Namun caranya harus secara fun, menyenangkan dan anak tidak merasa terpaksa dalam mempelajarinya. Hal ini penting agar anak tidak justru menjadi trauma dan terus berlanjut hingga besar malah menjadi malas mempelajarinya. Caranya ialah dengan mengemas materi pelajaran calistung ini ke dalam berbagai jenis permainan. Terdapat banyak jenis permainan yang bisa digunakan. Berikut ini beberapa diantaranya.

Puzzle Angka dan Huruf

Ajak anak TK untuk bermain puzzle dengan tema Angka dan juga puzzle bertema berbagai huruf, mulai dari huruf A hingga huruf Z. Permainan puzzle banyak disukai anak-anak. Bahkan ada anak yang sangat menyukainya hingga tak pernah bosan-bosan memainkannya. Permainan ini juga bisa dimainkan bersama-sama.

Permainan Ular Tangga

Pada permainan ini anak akan diajari untuk menghitung langkahnya setelah melempar dadu. Anak akan terpicu untuk belajar berhitung agar bisa memainkan permainan ular tangga ini.

Permainan Engklek

Pada permainan ini juga anak akan bisa sambil belajar berhitung, dan dengan jumlah hitungan yang masih lebih pendek, di bawah angka 10 dan masih single digit. Permainan ini jiga melatih gerak dan daya motorik anak.

Permainan Monopoli

Pada permainan ini selain diajari untuk berhitung ketika menggerakkan pion nya  maka anak juga akan dipicu untuk belajar membaca. Minimal belajar membaca nama kota yang disinggahinya dan nama kota yang hendak dibelinya. Lalu anak juga akan ditantang untuk membaca instruksi yang ada pada saat sampai di suatu kotak tempat pemberhentiannya. Anak akan semangat dan terpicu agar bisa cepat belajar membaca agar tak mudah ditipu lawan mainnya, karena sudah mampu membaca instruksi yang ada bagi dirinya maupun instruksi bagi lawannya pada saat berhenti di suatu tempat. Pada permainan monopoli ini anak juga akan diajari untuk menghitung mata uang. Jadi tak sekedar berhitung angka saja, namin juga anak akan belajar menghitung uang juga. Anak akan dapat membedakan mata uang satuan kecil hingga satuan besar. Hal ini akan sangat membantu anak dalam kehidupan kesehariannya nanti. 

Balok Huruf dan Balok Angka

Pada permainan balok huruf yang bisa terbuat dari bahan kayu atau plastik yang bergambar huruf atau angka tersebut maka anak akan bisa mudah mengenali huruf dan angka yang ada. Diantara tumpukan balok huruf dan balok angka yang memiliki ukuran yang sama dalam aneka warna dan masing-masing terdapat tulisan angka dan huruf yang tercantum  maka anak biss diminta untuk mencari angka atau huruf tertentu. Permainan ini akan sangat menyenangkan, baik bagi anak maupun bagi orang tua atau guru yang mengajarkannya.

Pergunakan Lagu

Anak-anak usia TK juga sangat menyukai lagu dan aktivitas bernyanyi. Mereka sangat antusias mempelajari lagu baru dan lagu yang dalam irama yang ringan dan lucu serta riang gembira. Kemas materi pelajaran calistung tersebut ke dalam lagu berirama riang dan gembira. Maka anak akan bisa dengan mudah dan gembira pada saat menghafalkannya. Pada saat ini sudah banyak tersedia berbagai jenis lagu yang telah jadi bertema materi pelajaran calistung dan siap diajarkan kepada anak-anak.

Ada lagu berjudul ABCD yang bisa membuat anak merasa senang pada saat menyanyikannya dan tanpa sadar telah belajar mengenal urutan abjad. Baik itu susunan huruf dalam bahasa Indonesia atau dalam bahasa Inggris ataupun huruf hijaiyah dan lain sebagainya. Juga ada lagu dalam versi mengenal angka, dalam berbagai bahasa. Ada hasil suatu penelitian bahwa otak anak-anak, terutama dalam masa golden period, akan sangat mudah menerima materi pelajaran bahasa, apapun itu jenis bahasanya, baik bahasa Indonesia atau bahasa Inggris atau bahasa Arab, dan bahasa Jepang atau bahasa mandarin dan bahasa Perancis atau bahasa Jerman dan lain sebagainya. Anak-anak akan bisa dengan mudah mempelajarinya, dan lalu menghafal serta mulai menguasai berbagai bahasa tersebut. Jangan ragu untuk mengajarkannya kepada anak sejak usia dini.

Pergunakan Alat Peraga

Guna mengajari anak tentang belajar berhitung maka akan lebih menarik dan memudahkan anak dalam mempelajarinya jika digunakan alat peraga. Bisa pergunakan buah apel atau jeruk, atau gunakan bola aneka warna untuk mengajak anak belajar berhitung bahkan hingga pada materi penjumlahan dan pengurangan sederhana. Anak-anak juga pasti akan senang ketika diajak menghitung jumlah ikan di akuarium, atau hewan lainnya pada saat anak-anak diajak rekreasi ke kebun binatang. Perhatikan untuk bisa memberikan perhatian dan tanggapan yang merata kepada seluruh masing-masing anak atas reaksi mereka. Sehingga tak ada anak yang merasa terabaikan ketika hendak mengungkapkan perasaannya sebagai reaksi pertama mereka pada saat merasakan pengalaman belajar menghitung dengan menggunakan berbagai benda peraga nyata yang mereka hadapi pada saat itu. Hal itu akan membekas pada ingatan mereka selamanya. Jangan sampai anak lalu justru merasa kecewa.

Pergunakan Pola Garis Putus-putus

Guna mengajarkan cara menulis angka atau huruf pada anak maka bisa gunakan gambar pola garis putus-putus dan minta anak untuk mengikuti pola garis putus tersebut hingga bisa jelas membentuk suatu angka atau suatu huruf. Tahap pertama anak dalam belajar tulis menulis ialah diawali dengan menirukan pola putus-putus. Cara ini akan cukup mudah bagi anak-anak, dan bisa dengan cepat membuat anak untuk bisa menguasai materi belajar tulis menulis angka dan huruf. Dengan mengikuti pola garis yang terputus-putus tadi maka anak akan belajar untuk mengenai keseimbangan serta melatih gerakan tangannya pada saat menulis.

Sediakan Karpet Angka dan Huruf

Menyediakan karpet bergambar angka dan huruf  terutama di ruang bermain anak akan lebih memudahkan anak dalam mengenali dan belajar aneka bentuk huruf dan angka. Hal ini juga akan meningkatkan frekuensi belajarnya dengan secara menyenangkan.

Intinya jangan ada pemaksaan, biarkan anak dengan gembira memainkannya sambil mempelajarinya. Lalu segera beri pujian kepada anak, ketika ia berhasil menguasai materi pelajaran yang baru, sering memuji anak akan meningkatkan motivasi belajarnya.

  Karya Seni Rupa Murni Yaitu... Kenali Selengkapnya Disini
Avatar