Belajar Arti Diksi dalam Puisi

3 min read

Arti Diksi dalam Puisi

Ada banyak informasi yang bisa Anda pelajari dari pelajaran Bahasa Indonesia. Salah satunya adalah mempelajari puisi. Puisi sendiri merupakan sebuah karya sastra yang di dalamnya berisi tentang ungkapan, perasaan.

Di mana puisi juga saling berhubungan dengan irama, matra, rima, lirik dan juga bait. Di dalam puisi juga ada yang namanya diksi. Lalu apa arti diksi dalam puisi?

Mengenal Pengertian Diksi

Setelah mengetahui apa pengertian dari puisi, pastinya Anda juga harus belajar tentang apa itu diksi di dalam sebuah puisi? Diksi sendiri adalah pemilihan kata paling tepat dengan tujuan untuk menyampaikan sebuah tujuan atau maksud.

Untuk pemilihan kata yang tepat ini memiliki tujuan untuk memberikan kesan serta pesan agar bisa dengan mudah diterima. Diksi ini juga sangat berguna untuk sejumlah karya tulis. Baik itu puisi, novel, laporan dan lainnya.

Mengenal Pengertian Diksi Menurut Para Ahli

Di atas adalah pengertian diksi menurut umum, sedangkan ada beberapa informasi tambahan tentang diksi sendiri. Ada beberapa ahli yang memberikan pengertian dari diksi dalam puisi sendiri. Beberapa tokoh tersebut adalah:

  • Menurut Keraf

Menurut beliau, diksi adalah pilihan kata yang lebih luas dari kata-kata yang diungkapkan. Istilah ini juga tidak digunakan untuk mengungkapkan ide atau gagasan saja. Melainkan fraseologi, gaya bahasa serta ungkapan.

  • Menurut Widyamartaya

Menurut beliau, diksi adalah kemampuan seseorang untuk membedakan makna sesuai dengan ide yang ingin disampaikan. Di mana kemampuan ini juga harus bisa disesuaikan dengan nilai rasa yang akan didengar oleh pendengar maupun pembacanya.

  • Menurut Enre
  Mengetahui Pengertian dan Ciri Ciri Tumbuhan Paku

Menurut beliau, diksi adalah sebuah pilihan kata sekaligus penggunaan kata yang digunakan untuk mewakili perasaan yang ingin diungkapkan. Di mana pemilihan kata ini juga akan diterapkan dalam sebuah kalimat.

  • Menurut Achmadi

Menurut beliau, diksi sendiri adalah kata-kata yang sudah diseleksi untuk menyampaikan ide, gagasan sekaligus perasaan.

Selain beberapa informasi tentang apa arti diksi menurut para ahli, masih ada banyak pengertian diksi lainnya. Tentunya diksi ini sendiri cukup penting apalagi di dalam puisi agar pembaca dan pendengarnya bisa mengetahui apa isi yang ingin disampaikan.

Mengenal Syarat-Syarat Diksi

Setelah kita mengetahui apa arti diksi dalam puisi menurut umum dan para ahli, maka kita juga harus mengetahui syarat-syarat diksi. Di mana untuk syarat yang tepat untuk menentukan pilihan kata yaitu:

  • Membedakan makna antara konotasi dan denotasi dengan tepat. Denotasi adalah kata yang maknanya lugas atau tidak bermakna ganda. Sedangkan konotasi sendiri bisa menimbulkan banyak makna yang bervariasi.
  • Membedakan dengan tepat kata-kata yang hampir memiliki sinonim. Di mana kata yang bersinonim ini seperti “adalah, ialah, yaitu, merupakan” dengan penggunaan yang pastinya berbeda-beda.
  • Membedakan arti kata dengan cermat apalagi yang mirip-mirip ejaannya. Contohnya seperti inferensi atau kesimpulan dan intervensi atau saling mempengaruhi, dan lainnya.
  • Tidak diizinkan untuk mengartikan kata dengan subjektif apalagi berkat pendapatnya sendiri. Jika belum menemukan artinya, maka Anda disarankan untuk mencari artinya di dalam kamus terutama KBBI.

Mengenal Tujuan Diksi

Setelah paham akan persyaratan dari diksi dalam puisi sendiri, Anda juga perlu untuk belajar tentang tujuan diksi. Jadi, apa sebenarnya tujuan dari diksi dalam puisi?

Tujuannya sendiri adalah untuk mendapatkan keindahan serta memberikan ekspresi lebih banyak. Apalagi jika sebuah kata dalam puisi akan lebih jelas dengan pemilihan kata-kata yang tepat.

  Arti Antonim dan Jenis-Jenisnya Yang Wajib Diketahui

Pemilihan kata yang tepat ini memang punya tujuan agar banyak orang yang tidak berspekulasi sembarangan. Kalimat yang akan dibuat dan juga disusun ini juga bisa digunakan untuk menghaluskan kata dan juga kalimat agar lebih indah.

Adanya diksi juga digunakan untuk mendukung jalan cerita pastinya agar lebih urut. Kemudian bisa juga digunakan untuk mendeskripsikan tokoh. Ditambah lagi bisa memberikan kejelasan tentang waktu, tempat, dan lain sebagainya.

Mengenal Fungsi Diksi

Sedangkan untuk fungsi diksi dalam puisi ini diantaranya sebagai berikut:

  • Membuat pendengarnya bisa lebih paham apa yang akan disampaikan oleh pengarangnya.
  • Membantu komunikasi agar lebih efektif.
  • Memberikan ekspresi yang ada dalam gagasan baik terucap maupun tertulis.
  • Membantu membentuk gagasan atau ekspresi yang tepat agar bisa menyenangkan para pendengarnya.
  • Membantu mengembangkan gagasan yang diungkapkan secara verbal.
  • Membantu menciptakan suasana yang tepat.
  • Membantu untuk mencegah adanya kesalahpahaman.

Arti Diksi dalam Puisi

Jenis-Jenis Diksi

Ada juga beberapa jenis diksi yang juga bisa kalian pelajari apalagi diksi di dalam sebuah puisi. Untuk beberapa jenisnya diantaranya adalah:

  • Makna Konotasi dan Denotasi

Konotasi adalah makna yang tidak sesungguhnya. Sedangkan denotasi sendiri adalah makna yang sesungguhnya.

Contoh:

  1. Kulit Nita seperti kopi. (Kalimat konotasi yang negatif, karena kopi yang menunjukkan bukan makna sebenarnya. Kalimat ini menunjukkan sindiran).
  2. Ibu membuatkan aku kopi yang sangat nikmat pagi ini. (Denotasi kopi ini menunjukkan makna yang sebenarnya).
  • Makna Leksikal dan Gramatikal

Leksikal adalah makna yang dihasilkan dari kamus. Leksikal sendiri juga makna kata yang mempunyai arti atau berdefinisi.

Contoh: miskin adalah kondisi di mana seseorang tidak mampu dan kekurangan dalam hal finansial.

Gramatikal sendiri juga kata yang terjadi karena adanya imbuhan. Contohnya seperti pelukis, lukisan, dilukis dan lainnya. Kemudian kata yang diletakkan pada sebuah frase atau kata yang diberikan intonasi.

  • Makna Referensial dan Non-Referensial
  Prinsip Ekonomi: Pengertian, Manfaat, ciri-ciri, Tujuan dan Prinsip Dasar Ekonomi

Makna referensial ini adalah makna yang menunjukkan sesuatu. Sebagai contohnya adalah menunjukkan alamat. Di mana kata yang akan menunjukkan tempat. Untuk non-referensial ini adalah makna yang kebalikan dari referensial.

Contoh: Budi baru saja pulang dari Kantor Bupati, tapi aku lupa alamatnya. (Di mana kata tetapi ini adalah kata non-referensial).

  • Makna Kata dan Istilah

Makna kata sendiri adalah makna yang ada dalam sebuah kalimat. Sedangkan untuk makna istilah sendiri adalah kata yang punya sifat mutlak, karena digunakan dalam poin tertentu saja.

Contoh: Kata “panas” hanya bisa digunakan untuk menjelaskan makanan-makanan yang baru matang.

  • Makna Kias dan Lugas

Makna kias adalah kata yang digunakan untuk memberikan ungkapan tidak langsung. Sedangkan untuk makna lugas adalah kata atau makna yang merupakan lawan kata dari makna kuas.

Contoh: Gadis itu seperti bunga bermekaran. (Kata bunga menunjukkan arti bahwa seorang gadis memiliki paras yang cantik).

Diksi dan Gaya Bahasanya

Dengan penggunaan diksi yang tepat, pastinya gaya bahasa yang akan dihasilkan bisa lebih efektif. Tentunya gaya bahasa ini akan menghasilkan kejujuran, kesopanan, kemenarikan, dan lainnya. Gaya bahasa yang nantinya dihasilkan juga bisa sederhana, menengah dan juga tinggi.

Jadi, itulah informasi yang bisa kalian dapatkan ketika memahami sebuah puisi termasuk diksinya sendiri. Mulai dari arti diksi dalam puisi, tujuan diksi, fungsi diksi, jenis diksi, dan lain sebagainya. Semoga informasi ini bisa membantu Anda untuk belajar diksi dalam puisi lebih baik!

Avatar