Apa itu Resume: Pengertian dan Fungsinya

7 min read

Apa itu Resume: Pengertian dan Fungsinya

Anda mungkin sudah tidak asing dengan apa itu resume. Ketika berada di sekolah, anda tentu sudah pernah diminta untuk membuat resume baik untuk tulisan fiksi maupun non fiksi terutama pada mata pelajaran bahasa Indonesia.

Ketika memasuki dunia kerja, anda juga pasti tidak asing dengan permintaan membuat resume ketika akan melamar sebuah pekerjaan. Nah sebenarnya, apa itu resume? Apa saja fungsi resume dan bagaimana cara membuatnya? Selengkapnya akan dijelaskan pada artikel berikut ini.

Pengertian Resume

Resume merupakan suatu rangkuman atau kadang juga disebut dengan ringkasan dari suatu tulisan baik fiksi maupun non fiksi yang awalnya memiliki paragraf yang panjang dan hanya akan diambil inti sarinya saja, namun tidak menghilangkan rincian detailnya.

Resume merupakan salah satu cara paling efektif untuk menjelaskan pokok permasalahan atau inti informasi suatu tulisan panjang kepada orang lain. Cara membuat resume biasanya sudah diajarkan ketika anda berada di sekolah menengah pertama dan akan dilanjutkan pada kelas kelas selanjutnya.

Selain berupa rangkuman, resume juga dapat dijelaskan sebagai dokumen yang berisi rangkuman dari pengalaman hidup terutama yang berguna untuk dunia kerja baik itu bakat, pendidikan dan pengalaman lain yang perlu dituliskan. Biasanya, resume digunakan sebagai salah satu syarat untuk melamar pekerjaan.

Cara pembuatan resume untuk melamar pekerjaan juga biasanya sudah diajarkan pada sekolah menengah atas bahkan beberapa juga diajarkan kembali di perguruan tinggi.

Resume yang digunakan untuk melamar pekerjaan harus dibuat sedetail mungkin dan semenarik mungkin karena informasi-informasi yang da tuliskan disana bisa menjadi penguat apakah anda benar-benar layak diterima di perusahaan tersebut.

Begitupun dengan resume tulisan, ringkasan yang anda buat juga harus dibuat sejujur dan sedetail mungkin agar orang yerap informasi yang anda tuliskan atau menjadi tertarik untuk membaca paragraf atau tulisan secara keseluruhan.

Tujuan Resume

Apa itu Resume: Pengertian dan Fungsinya

Setelah mengetahui apa itu resume, sekarang akan dijelaskan apa tujuan dari pembuatan resume. Tujuan utama dari pembuatan resume adalah untuk mengetahui substansi dari paragraf yang disajikan dengan pemahaman yang lebih detail tanpa harus membacanya, melihatnya atau mendengarnya secara keseluruhan.

Selain itu, resume juga bertujuan untuk memudahkan pembaca atau pendengar untuk memahami maksud atau ide pokok dari karangan atau tulisan panjang dengan lebih sederhana.

 Meskipun menjadi lebih singkat, namun resume tetaplah harus memuat detail-detail informasi dan tidak menghilangkan esensi dari karangan tersebut. Tujuan lain dari pembuatan resume adalah agar pembaca lebih mudah ingat dan bisa membacanya berkali-kali tanpa bosan dan tanpa memakan waktu yang lama.

Fungsi Resume

Fungsi dari pembuatan resume diantaranya sebagai berikut:

  • Menjadikan tulisan atau karangan yang semula terlalu panjang menjadi lebih ringkas dan cukup arti
  • Tulisan yang lebih ringkas akan lebih mudah dimengerti dan diingat
  • Penyampaian materi akan lebih mudah karena resume biasanya sudah terkonsep secara detail
  • Memudahkan pembaca menerima materi yang disampaikan
  • Lebih mudah mengingat materi karena hanya perlu membaca tulisan ringkas

Jenis-Jenis Resume

Agar anda lebih mengerti apa itu resume, berikut adalah penjelasan beberapa jenis resume yang biasa anda temui sehari-hari.

  1. Resume Abstrak

Salah satu jenis resume yang mungkin sudah tidak asing bagi anda terutama yang telah melewati masa perguruan tinggi adalah abstrak. Jika anda sudah pernah membuat karya ilmiah baik itu jurnal, artikel, skripsi dan sebagainya, anda pasti sudah pernah membuat abstrak bukan?

Abstrak biasa diletakkan didepan atau pada bagian pembuka dari karya ilmiah untuk memberikan gambaran karya ilmiah yang anda tulis.

Resume abstrak merupakan ringkasan dari karya ilmiah atau penelitian anda. Abstrak menuliskan mulai dari latar belakang, penelitian yang dilakukan, hasil penelitian dan kesimpulan dari penelitian anda secara singkat.

  1. Resume Stricto Sensu

Selanjutnya ada resume stricto sensu yang memuat hasil ringkasan dari suatu artikel. Resume yang satu ini ditulis menggunakan kalimat dari penulis resume sendiri dan hanya merangkum pemikiran utama dari tulisan atau karya asli.

Meskipun menggunakan kalimat sendiri, jenis resume yang satu ini tetaplah harus mengikuti naskah aslinya dan tidak boleh menambahkan pandangan pribadi kecuali jika terdapat poin pandangan pribadi yang terpisah dari hasil resume.

Intinya, sesuatu diluar naskah asli tidak bisa dimasukkan dalam resume ini karena dikhawatirkan bisa merusak atau mengubah naskah aslinya. Resume jenis ini biasa ditemui di sekolah.

  1. Ikhtisar

Kebalikan dari resum stricto sensu, ikhtisar merupakan ringkasan yang tetap mengikuti urutan naskah asli namun penulis resume bebas menggunakan tatanan mereka sendiri. Dalam ikhtisar, gaya bahasa bisa disesuaikan dan fleksibel jadi tidak harus mengikuti bahasa naskah asli.

Misalnya dalam naskah asli menggunakan bahasa kaku, maka resume bisa disampaikan dengan lebih santai. Meskipun lebih bebas, penulisan ikhtisar tetaplah memiliki batasan tertentu dan batasan paling jelas adalah tidak boleh menyimpang dari naskah aslinya.  

Perbedaan Resume dengan CV

Apa itu Resume: Pengertian dan Fungsinya

Jika berbicara mengenai resume untuk keperluan melamar pekerjaan, orang-orang seringkali menyalah artikan resume sebagai CV atau Curriculum Vitae. Meskipun keduanya penting dan berguna untuk melamar pekerjaan, namun dua hal ini merupakan hal yang berbeda dan sebaiknya tidak dicampur loh.

CV merupakan suatu tulisan atau dokumen yang menjelaskan secara kronologis (biasanya berbentuk daftar) mengenai data diri orang yang akan melamar pekerjaan.

Di dalam dokumen CV, anda harus mencantumkan secara lengkap dan jujur tentang identitas diri, riwayat pendidikan, pengalaman kerja, prestasi yang pernah dicapai, dan beberapa hal lainnya seperti kemampuan bahasa hingga kursus yang pernah anda ikuti untuk membuat perusahaan yakin bahwa anda masuk kedalam kriteria pekerja yang dibutuhkan perusahaan.

Dalam bahasa latin, CV diartikan sebagai Course of Life dan lebih banyak digunakan untuk menuliskan hal menarik apa saja yang telah dilakukan oleh pelamar pekerjaan sepanjang karir pekerjaannya.

Berbeda dengan CV, resume merupakan versi lebih ringkasnya dan biasanya dijabarkan dengan paragraf. Resume adalah tulisan yang merangkum pengalaman anda baik pengalaman profesional anda dalam pekerjaan tertentu ataupun pengalaman menarik yang tidak berhubungan dengan pekerjaan, namun bisa menambah nilai jual anda.

resume biasanya menekankan pada pencapaian anda dalam hidup, tujuan karir anda dan motto anda dalam hidup dan pekerjaan. Resume sifatnya lebih fleksibel daripada CV dan tidak harus dijelaskan secara kronologis, yang penting resume tetap dapat dibaca dengan jelas dan menarik.

Cara Membuat Resume

Setelah membaca dan memahami apa itu resume dan banyak penjelasan lainnya, anda tentu sudah memiliki gambaran mengenai apa itu resume. Sekarang, anda akan dijelaskan tentang cara membuat resume dengan baik dan benar. Ikuti langkah-langkahnya berikut ini:

  1. Baca naskah asli secara keseluruhan

Untuk meresume sebuah tulisan atau karangan panjang, anda tentunya harus membaca terlebih dahulu mengenai tulisan yang menjadi bahan resume anda secara menyeluruh. Jika anda tidak cukup membaca sekali, anda bisa membacanya berkali kali sampai anda benar benar memahami apa yang disajikan oleh penulis asli naskah.

Singkatnya begini, untuk bisa menyampaikan sesuatu kepada orang lain, anda tentu harus memahami apa yang anda katakan atau tuliskan terlebih dahulu bukan? Selain itu, tujuan dari membaca berulang naskah asli yang akan di resume adalah untuk memastikan anda tidak akan menyeleweng dari ide asli naskah tersebut.

Jika anda menemukan istilah baru yang tidak anda mengerti, ada baiknya anda mengatakannya terlebih dahulu atau bertanya pada ahlinya karena bisa jadi kata itu adalah kata krusial yang harus dituliskan dengan tepat.

  1. Temukan ide pokoknya

Ide pokok, gagasan pokok atau gagasan utama suatu paragraf adalah ide atau gagasan yang menjadi fokus atau subjek utama dari suatu paragraf. Suatu paragraf pasti terdiri atas ide pokok dan ide pendukung dimana ide pokok sudah dapat menjelaskan keseluruhan makna paragraf. Untuk menemukan ide pokok, anda bisa menggunakan langkah berikut ini:

  • Baca keseluruhan paragraf dengan cermat. Jika anda bisa dan mampu membaca cepat, akan lebih mudah
  • Amati mulai dari kalimat pertama hingga kalimat terakhir paragraf
  • Baca kalimat demi kalimat hingga anda menemukan ide pokok paragraf. Bisa diawal paragraf, di akhir paragraf atau di awal dan di akhir paragraf.
  • Berikan tanda pada ide pokok tiap paragraf
  • Berikan tanda pada informasi-informasi yang anda yakini penting untuk diceritakan kembali.
  1. Tuliskan resume

Setelah membaca, menemukan ide pokok dan menandai ide pokok tersebut, anda sudah bisa mulai menuliskan resume anda. Ketika menulis resume anda harus memperhatikan urutan dari naskah aslinya, untuk itu anda harus memperhatikan baik baik.

Bisa jadi jika anda menuliskannya secara tidak runtut, anda dan pembaca justru akan menjadi bingung dengan hasil tulisan anda. cara membuat resume tentu berbeda dengan ikhtisar. Jika anda menulis ikhtisar, anda bisa lebih santai membahas tulisan secara keseluruhan selama tidak melenceng dari ide aslinya.

  1. Baca ulang resume

Jika anda sudah selesai menuliskan resume, jangan lupa untuk membaca ulang resume untuk memastikan tidak ada rincian yang terlewat dari hasil resume anda. selain itu, membaca ulang resume juga bisa memastikan apakah anda benar-benar bisa memahami keseluruhan tulisan tanpa harus membaca naskah aslinya. Pastikan bahwa maksud yang disampaikan penulis bisa dipahami oleh pembaca.

Contoh Resume

Apa itu Resume: Pengertian dan Fungsinya

Untuk lebih menjelaskan apa itu resume, coba anda perhatikan beberapa contoh resume dibawah ini.

Contoh Resume Abstrak

PEMBANGUNAN KARAKTER KEBIASAAN BELAJAR PELAJARAN AGAMA PADA SISWA KELAS XI IPS 3 SMA NEGERI 127 MALANG TAHUN AJARAN 2019-2020

ABSTRAK

  Pengertian Kegiatan Ekonomi, Jenis-jenis dan Contohnya

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai pelajaran agama yang bisa membangun karakter siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 127 Malang tahun ajaran 2019-2020. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS SMA Negeri 127 Malang yang terdiri atas 3 kelas. Sampel sejumlah 37 siswa yang diambil dari kelas XI IPS 3 SMA Negeri 127 Malang. Penelitian ini adalah penelitian berjenis deskriptif korelatif yang datanya dianalisis untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan belajar pelajaran agama dengan karakter yang dimiliki siswa. Instrumen pengambilan data untuk penelitian ini adalah menggunakan dokumentasi, penyebaran angket, dan observasi langsung yang dilakukan oleh peneliti dan dianalisis menggunakan korelasi linier yang sederhana. Hasil penelitian ini adalah karakter siswa yang didapat dalam kebiasaan belajar pelajaran agama adalah karakter Jujur, Pekerja Keras, Bertanggung Jawab, Hidup Bersih dan Saling Menghormati.

Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Kebiasaan Belajar Siswa, Agama.

Contoh Resume Stricto Sensu (Buku)

Judul Buku: Perubahan Sosial (Sketsa Teori dan Refleksi Metodologi Kasus Indonesia)

Penulis: Agus Salim

Penerbit: Tiara Wacana Yogya

Tahun Terbit: 2002 (Cetakan pertama)

Perubahan sosial mengacu pada beberapa hal misalnya adat, norma, ilmu pengetahuan, teknologi dan nilai yang ada di masyarakat dan pada buku ini, Agus Salim selaku penulis akan menjelaskan perubahan sosial melalui beberapa pendekatan. Dalam buku ini penulis akan memakai konsep perubahan sosial dari Karl Marx, Marx Weber, dan Emile Durkheim. Ia akan memadukan pemikiran dari tiga filsuf terkenal itu dan dikaitkan dengan fakta perubahan sosial yang ada di Indonesia.

Menurut Karl Marx perubahan sosial ini dihasilkan dari ide Kant yang mengemukakan jika manusia pada awalnya berasal dari suatu kesempurnaan. Lalu manusia itu terjerumus dalam dunia yang memiliki kekurangan, kotor, dan tidak suci ini.

Kemudian ada konsep dari Marx Weber yang menyatakan jika perubahan sosial adalah suatu teori dari bentuk nasionalisme yang dimiliki manusia. Dari rasionalisme yang diungkapkan Weber, ia memilah perubahan sosial menjadi 4 bagian, yakni 1. Traditional rationality, 2. Affective rationality, 3. value oriented rationality, dan 4. Purposive rationality.

Terakhir, ada pemikiran dari Emile Durkheim, yang menyatakan bahwa cara kerja kehidupan kelompok bisa diibaratkan sebagai living organism. Filsuf ini juga menolak politik moderat yang ada di masyarakat. Durkheim lebih terpaut mengamati masyarakat dari segi moralitas.

Dalam bab tiga, Agus Salim memilah masalah-masalah yang berhubungan dengan perubahan sosial. Masalah ini dibedakan sebagai 5 aspek eksternal, yakni komunikasi dan industri pers, birokrasi, modal, teknologi, serta ideologi dan agama.

Contoh Ikhtisar

‘Joseon Exorcist’ Menghentikan Penayangannya

Stasiun televisi korea SBS akhirnya mengumumkan penghentian penayangan drama ‘Joseon Exorcist’ pada 26 Maret 2021. Keputusan berat ini diambil karena penonton mulai banyak yang memprotes atas pengembangan cerita dari drama Saeguk ini. Kisahnya dianggap mendistorsi sejarah negara Korea Selatan dan banyak menggunakan properti bergaya Tiongkok.

Pada awalnya, SBS berniat untuk menghapus adegan adegan yang dianggap kontroversial dan menyinggung. Namun rencana tersebut ternyata tidak cukup dan banyak penonton yang meminta penghentian permanen drama tersebut. Bahkan lebih dari 284 ribu petisi ditandatangani untuk mendukung penghentian penayangan drama ini.

Kini, SBS secara resmi telah mengabulkan keinginan penonton untuk menghentikan penayangan drama ini. Mereka juga sudah menghapus drama Joseon Exorcist dari jadwal dan konten promosi pada website resmi SBS. Drama ini sebenarnya telah menyelesaikan kurang lebih 80% proses syuting dan ditaksir akan mengalami kerugian yang amat besar. Namun itu bukanlah masalah karena jika penayangan drama tetap dilanjutkan justru akan menimbulkan kemarahan publik terutama warga Korea Selatan.

Artikel asli: https://www.wowkeren.com/berita/tampil/00357795.html

Nah itulah tadi penjelasan lengkap tentang apa itu resume mulai dari pengertian, fungsi hingga cara membuat dan contoh resume. Semoga penjelasan diatas dapat membantu anda untuk lebih memahami apa itu resume ya. Semoga bermanfaat!

 

  Hal-hal Yang Perlu Diketahui Tentang Akulturasi Budaya
Avatar